PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) | 21 Mei 2012 - 05:53 WIB

Language: English

 
 

 

 

    Polling
   

Setujukah Anda bahwa online social media seperti facebook, blog, dan lainnya mengubah cara perusahaan berkomunikasi?


Getting poll results. Please wait...
 

 

    Galeri Foto
     
   
 

 
 
 
 
 
 
 
 
Berita

DKI Percepat Penambahan Saham di KBN

Monday, 22 March 2010 00:00 WIB

Pemprov DKI akan mempercepat proses penambahan saham di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) terkait dengan rencana pembangunan pelabuhan transit Reede di kawasan KBN.

Menurut Gubernur DKI Fauzi Bowo, percepatan dilakukan karena pembiayaan pembangunan pelabuhan itu dilakukan oleh PT. KBN.

"Pembiayaanya oleh PT. KBN karena kami kan sudah menambah saham di sana dan akan terus ditambah sahamnya untuk jadi mayoritas. Artinya jika pelabuhan itu dibangun oleh PT. KBN, itu adalah milik DKI yang merupakan pemilik saham mayoritas nantinya," ujarnya kemarin.

Pembangunan pelabuhan transit itu saat ini juga sangat diperlukan untuk mendukung bongkar muat barang di KBN, sebelum pelabuhan utama dibangun ketika pengembangan KBN sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) dilaksanakan.

Meskipun hanya sebagai pelabuhan transit, menurut Fauzi, pelabuhan itu nantinya akan dibangun sesuai dengan standar internasional sehingga keberadaannya bisa mendukung aktivitas bisnis KEK di Jakarta.

Anggota Komisi D DPRD DKI Nurmansjah Lubis (F-PKS) menyayangkan sistem penambahan saham Pemprov DKI di KBN samapai saat ini belum diketahui berapa nilai dan volumenya setelah DPRD menyetujui penambahan modal tersebut. Dalam APBD DKI 2009, penambahan saham ke PT. KBN disetujui Rp.175 miliar.

Seharusnya terdapat share valuation atas penambahan tersebut dijelaskan secara transparan. Tujuannya untuk pertimbangan bagaimana jika ada permintaan penambahan modal lagi.

Selain itu, lanjut Nurmansjah, PT. KBN kurang profesional dalam menangani masalah itu sehingga hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) kemarin tidak ditindaklanjuti dengan pemberitahuan share valuation.

"Begitu juga halnya dengan Pemprov DKI tidak meminta hal itu. Jadi sangat lucu sampai saat ini berapa persentase saham Pemprov DKI di KBN tidak diketahui secara pasti."

Pemprov DKI membagi proses akuisisi perusahaan pengelola kawasan industri tersebut ke dalam tiga tahap pembelian. Tahap pertama, tahun ini saham pemprov dinaikkan jadi 20% dari semula 13,3%. Berikutnya pada 2010 menjadi 35% dan terakhir pada 2011 menjadi 51%.

Dalam 3 tahun

Tahun ini, DKI akan menambah saham sebanyak 9,7% menjadi 20% dari porsi saham yang dimiliki saat ini yakni 11,3%. Dalam 3 tahun itu Pemprov DKI akan menganggarkan Rp.100 miliar setiap tahun guna memenuhi target penambahan modal hingga 39,7% yang diperkirakan butuh sekitar Rp.300 miliar.

Hal itu, menurut Fauzi, sesuai dengan persetujuan Meneg BUMN di mana penambahan saham menajadi 51% akan dilakukan dalam 3 tahun sejak 2009.

Penambahan saham dilakukan Pemprov DKI untuk mengembangkan KBN menjadi kawasan terpadu ekonomi khusus (KEK) seperti di Batam.

Dalam persetujuan penambahan modal pada akhir 2009 disebutkan sebesar Rp.175 miliar, sehingga nilai saham DKI di KBN mencapai Rp.208,78 miliar naik dari nilai sebelumnya Rp.10,84 miliar atau setara dengan 11,25% saham.

Selanjutnya, nilai penyertaan modal bertambah menjadi Rp.33,78 miliar yang berasal dari akumulasi laba ditahan dengan porsi saham 11,25%, sedangkan pemerintah pusat memiliki porsi saham 88,74% senilai Rp. 266,22 miliar.

Selama ini setoran dividen KBN terhitung kecil. yakni Rp.808,76 juta dan pada 2008 turun jadi Rp.495,69 juta.

Berdasarkan data Pemprov DKI, luas areal KBN 1.598 hektar. Dari total luas itu, 413,35 ha di antaranya akan dijadikan KEK dan dikuasai sepenuhnya oleh KBN.

Disadur dari Bisnis Indonesia Rabu,17/3


Print View Tell a Friend Share on Facebook Lihat Semua Berita


 
 
 
 

 
 
 
 

PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero), Kantor Pusat: Jl. Raya Cakung Cilincing, Tg. Priok Jakarta Utara 14140.
Telepon: +62.21.44820909, Faksimil: +62.21.44820042, Surat Elektronik: marketing@kbn.co.id,  sekper@kbn.co.id
Hak Cipta © 2010 PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) | Dikembangkan oleh SBU Komunikasi & TI PT. KBN (sbucommit@kbn.co.id)